Headline

Jebak Konsumen Untuk Serahkan DP Lalu Mempersulit Proses Pembelian, Sebobrok Inikah Kinerja Marketing Simbolon Showroom?

Cyberkriminal.ID, BATAM — Simbolon Showroom merupakan salah satu showroom yang cukup terkenal di Kota Batam.

Baru-baru ini didapati laporan dari seorang customer showroom tersebut yang menyebutkan bahwa dirinya merasa dijebak dalam proses pembelian satu buah mobil type Brio RS keluaran tahun 2024.

Kejadian bermula saat customer berinisial RM mendatangi showroom tersebut dengan niat untuk melihat-lihat mobil yang akan dibelinya, Sabtu (23/05).

Keesokan harinya RM kembali mendatangi showroom tersebut bersama seorang temannya berinisial CSP untuk memastikan unit yang akan dibeli serta menyerahkan uang Down Payment (DP).

Menurut keterangan RM, ia dilayani oleh seorang marketing bernama Grace Simbolon dalam melakukan transaksi pembelian mobil tersebut.

Saat ditemui awak media, RM langsung memaparkan kronologi kejadian dan menyerahkan bukti transaksi di salah satu Coffee Shop di kawasan Batam Center, Minggu (07/06).

RM menyebutkan bahwa Grace terus-terusan membujuk bahkan mendesak RM untuk mengirimkan uang DP kepadanya dengan dalih agar mobil tersebut tidak akan dijual kepada customer yang lain.

Padahal RM mengatakan dari awal Grace telah menjelaskan prosedur kredit mobil dan salah satu syaratnya adalah harus memiliki rumah pribadi. Namun, pada saat RM dan CSP mengatakan bahwa dirinya hanya menyewa sebuah kamar kos dan tidak memiliki rumah pribadi di Kota Batam ini, Grace tetap kekeh untuk menyuruh RM memberikan uang DP.

Semakin lama diajak berbicara, Grace terus membujuk dan bahkan terkesan memaksa RM untuk segera mentransfer uang DP sebanyak Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah), dengan alasan soal pengecekan BI Checking karena jika sudah menyerahkan DP maka pihak showroom langsung melakukan proses pengecekan BI Checking terhadap RM.

“Selama kami ngobrol dengan dia (Grace), dia terus-terusan membujuk kami untuk transfer uang DP, semakin lama semakin meyakinkan dan terkesan memaksa kami, padahal kami juga berkali-kali mengatakan bahwa kami tidak memiliki rumah. Dia beralasan soal pengecekan BI Checking, katanya kalau sudah berikan DP baru bisa cek BI Checking,” ungkapnya.

Bukti Transfer RM kepada Marketing Simbolon Showroom (Dokumentasi Pribadi RM)

CSP juga menyampaikan, sebelum RM mentransfer uang DP tersebut, ia sempat menanyakan tentang bagaimana jika dirinya dan RM tidak mendapatkan rumah dalam waktu dekat, apakah uang DP itu bisa dikembalikan atau bagaimana prosedur selanjutnya. Namun, Grace hanya menjawab itu adalah wewenang pihak bank.

“Sebelum transfer uang DP, saya sempat bertanya kepada Grace tentang keberadaan rumah pribadi itu, bahka berkali-kali saya tanyakan, Grace hanya menjawab dengan jawaban untuk menyerahkan DP saja terlebih dahulu. Terakhir saat saya tanyakan, gimana jika kami tidak juga mendapatkan rumah itu, apakah DP itu bisa kembali apa tidak? Grace hanya menjawab, itu nanti diserahkan kepada pihak bank,” jelasnya.

Beberapa hari setelah penyerahan DP, RM sempat menghubungi Grace dengan tujuan untuk membatalkan pembelian mobil tersebut. Namun Grace mengatakan bahwa tidak bisa dibatalkan, justru mengarahka RM untuk mengambil unit lain bahkan menyalahkan RM karena tetap mengirimkan DP padahal syaratnya tidak lengkap.

“Tapi kakak tetap panjar,” isi pesan singkat yang dikirimkan Grace kepada RM, Rabu (03/06).

Kemudian tim cyberkriminal.id bersama CSP mendatangi Simbolon Showroom untuk meminta keterangan lebih lanjut, ternyata respon dari Grace tetap sama dengan apa yg disampaikan sebelumnya dan tetap tidak bersedia untuk mengembalikan DP tersebut kepada RM, Senin (08/06).

Sempat diinformasikan kepada RM bahwa pihak Simbolon Showroom bersama pihak Bank akan melakukan survey ke kediaman RM, namun tidak pernah terjadi survey tersebut.

Apa yang terjadi sebenarnya?
Apakah hanya akal-akalan pihak Simbolon Showroom semata?
Apakah uang DP tersebut sudah digelapkan atau dilarikan sepihak?

Hingga berita ini diterbitkan belum ada tindakan dan keterangan lagi dari Grace dan pihak Simbolon Showroom. Akan tetapi, RM dan CSP juga masih menunggu informasi dan kelanjutan proses pembelian mobil tersebut.

(yi/cyk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup