Pacific Gelap Gulita di Malam Sabtu, Tamu Terjebak dalam Lift dan Pengunjung Pertanyakan Sistem Kelistrikan
Cyberkriminal.ID, BATAM — Suasana malam di kawasan Hotel Pacific Batam mendadak berubah menjadi kepanikan ketika aliran listrik di sejumlah bagian bangunan dilaporkan padam total pada jam 11,30 wib Kondisi gelap gulita tersebut terjadi saat aktivitas hotel, tempat hiburan VG Discotheque dan pujasera masih ramai oleh tamu dan pengunjung. jumat ( 11/09/2026 )
Padamnya penerangan bukan hanya terjadi di satu titik. Sejumlah area yang dilaporkan terdampak meliputi lobi hotel, koridor dan kamar tamu, area tempat hiburan hingga pujasera.
Ironisnya, kondisi di luar kawasan Pacific justru tampak berbeda. Sejumlah bangunan di sekitar lokasi dilaporkan tetap terang dengan penerangan normal.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah tamu dan pengunjung: apa sebenarnya yang terjadi dengan sistem kelistrikan di kawasan Hotel Pacific?
Seorang tamu hotel yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menceritakan pengalaman saat dirinya bersama rekannya hendak keluar dari kamar.
“Saya dan teman sedang berada di kamar hendak keluar. Setelah beberapa langkah, tiba-tiba suasana di lorong menjadi gelap gulita.
Kami akhirnya turun ke lobi. Saat melihat ke luar, ternyata kondisi di luar terang dan lampu bangunan sekitar hotel semuanya hidup,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat tamu merasa resah karena terjadi secara tiba-tiba. Ia mengaku kemudian menanyakan kondisi tersebut kepada petugas resepsionis, namun belum mendapatkan penjelasan yang dianggap memadai.
Situasi ini menjadi perhatian karena Hotel Pacific bukan sekadar bangunan penginapan.
Di dalam kawasan tersebut terdapat aktivitas hotel, tempat hiburan dan pusat kuliner yang pada malam hari dipadati pengunjung.
Apabila benar terjadi gangguan kelistrikan, publik tentu berhak mengetahui apa penyebabnya, berapa lama gangguan berlangsung, apakah sistem kelistrikan cadangan berfungsi, dan bagaimana standar keselamatan pengunjung ketika listrik padam.
Pertanyaan lain yang juga layak dijelaskan adalah mengenai sumber pasokan listrik kawasan tersebut.
Apakah seluruh fasilitas menggunakan pasokan listrik PLN secara normal, memiliki sistem kelistrikan internal, atau mengandalkan genset sebagai sumber cadangan ketika terjadi gangguan?
Pertanyaan tersebut bukan untuk membangun asumsi, melainkan penting untuk memperoleh kepastian, terutama karena menyangkut keselamatan tamu hotel dan pengunjung tempat hiburan yang berada di dalam kawasan tersebut.
Padamnya listrik di fasilitas publik yang sedang ramai dapat menimbulkan risiko lain, termasuk kepanikan, terganggunya akses evakuasi, gangguan terhadap sistem keamanan, hingga potensi terjebaknya orang di dalam lift apabila sistem cadangan tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Karena itu, pihak manajemen Hotel Pacific perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kejadian tersebut.
Apakah terjadi gangguan dari PLN?
Apakah terdapat gangguan pada instalasi internal?
Apakah genset cadangan berfungsi?
Dan berapa lama seluruh fasilitas mengalami pemadaman?
Jika memang merupakan gangguan teknis biasa, penjelasan resmi dari manajemen tentu dapat meluruskan berbagai pertanyaan yang muncul di tengah tamu dan masyarakat.
Namun jika terdapat persoalan pada sistem kelistrikan internal maupun sistem keselamatan gedung, maka hal tersebut tentu tidak boleh dianggap sepele.
Hingga rilis ini dipublikasikan, awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak manajemen Hotel Pacific terkait penyebab padamnya listrik, sistem kelistrikan yang digunakan, serta langkah pengamanan terhadap tamu dan pengunjung selama kejadian berlangsung.
Publik menunggu penjelasan: Pacific gelap karena gangguan biasa, atau ada persoalan lain pada sistem kelistrikan yang perlu diketahui bersama?









