Usai Segel Planet Series, VG Club Pasific Jadi Tantangan Baru Untuk Bareskrim Polri

Cyberkriminal.ID, BATAM — Kian mendalam, usai menggeledah HH Club atau Planet 3.0 (P3), Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melanjutkan aksi penggerebekan pada dua Tempat Hiburan Malam di Kota Batam yakni V Club atau Planet 2.0 (P2) dan F1 Club atau Planet 1.0 dihari yang sama, Sabtu (15/08/2026), bedanya P2 dilakukan saat dini hari sementara P1 saat siang hari.

Sama halnya dengan P3, Police Line juga telah terpasang diseluruh pintu akses masuk P1 dan P1. Sejumlah orang yang berada didua THM tersebut juga telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkara yang mendasari aksi penyegelan ini. Pihak Bareskrim sendiri belum mengungkapkan detail keterangannya, hanya baru memastikan bahwa penyidikan terkait kasus peredaran narkotika di Kota Batam akan tetap berjalan.

Pertanyaan publik mengenai mengapa hanya P3 saja yang disegel terjawab sudah. Namun, masih belum diketahui pasti, apakah penyegelan P1 dan P2 hari ini berkaitan dengan aksi yang terjadi di P3 beberapa waktu lalu? atau perkara yang berbeda lagi?

Tentunya, keterlibatan Dittipidnarkoba Bareskim Polri dalam kasus peredaran Narkotika di Kota Batam kali ini bukan sebuah penertiban biasa.

Hingga berita ini dipublikasikan, media terus berupaya untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

Inikah Ujung Pangkal Runtuhnya Planet Series?

“RIP Planet Series. Bandara P1, P2, dan P3 kita disegel guys. Kemana selanjutnya kita bisa melakukan penerbangan? PS?,” tulis salah satu akun TikTok dengan menampilkan pintu masuk ketiga THM Planet Series yang telah disegel beberapa jam yang lalu.

Dari unggahan tersebut, terpantau 230 komentar dari para penikmat “Ikan” (sebutan Inex dari penggunanya) dilingkungan Planet Series. Dengan kata lain, pengguna Inex di Kota Batam ini sudah sangat banyak dan semakin menyebar seiring berjalannya waktu. Ini artinya para pengedar Ikan pun juga semakin banyak dan semakin merajalela untuk memperjual belikan barang haram tersebut, jika tidak segera diusut tuntas, maka lambat laun Kota Batam akan menjadi sarang Ekstasi.

Usai penyegelan Planet Series, apakah akan tutup permanen? atau sekedar formalitas untuk penertiban saja?. Mengenai hal ini, tentunya publik menanti keterangan resmi dari Bareskrim Polri.

Apa Kabar VG Executive Pasific atau PS?

Sungguh naif jika ada yang tak kenal dengan Diskotik Pasifik Batam. Bangunan unik berbentuk kapal pesiar yang bertopeng Hotel. Nyatanya, Pasifik adalah legendanya THM di Kota Batam yang kini makin pamor dengan nama VG Executive Club.

Tak jauh beda dengan Planet Series, THM yang kerap dijuluki PS tersebut tidak hanya menyediakan Hall tempatnya para pencinta dunia malam untuk menikmati minuman beralkohol saja, akan tetapi juga memiliki fasilitas Room VIP serta menyuguhkan Pil Ekstasi atau Inex kepada pengunjungnya, hanya saja tarif Room VIP dan Inex yang sedikit berbeda dari Planet Series.

Kapal karam sebutan PS dari masyarakat Batam yang diperkirakan telah berdiri sejak 19 tahun yang lalu tersebut, tampak beroperasi dan beraktivitas dengan tenang tanpa sentuhan hukum sedikitpun. Bahkan tak hanya sekali PS disebut tidak akan dirazia atau diusik oleh pihak manapun, sekalipun itu Aparat Penegak Hukum.

Maka timbul pertanyaan baru,

Sekuat Itukah VG Excecutive Pasific?

Apakah PS merupakan Club yang kebal hukum?

Atau ada “Orang Dalam” dibalik kokohnya kapal karam tersebut?

Mustahil jika informasi mengenai VG Club beserta Room VIP yang juga memperjual belikan Inex tidak diketahui oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Sementara, sudah hampir sepekan ini para penyidik Bareskrim Polri bergeriliya di Kota Batam ini.

Jika sudah mengetahui, apakah PS juga akan disegel seperti Planet Series? atau hanya diam dan dianggap angin lalu saja?

Kabarnya, kedatangan para penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri ke Kota Batam dengan tujuan menertibkan dan memberantas peredaran narkotika di Kota ini. Maka daripada itu, publik kembali menuntut untuk mengusut tuntas seluruh jaringan narkotika hingga ke Aktor Utamanya, tak hanya diruang lingkup Planet Series saja, PS juga harus diselidiki dan ditertibkan oleh Bareskrim Polri seperti yang telah dilakukan pada 3 THM Planet Series.

(prmtillahii/Cyk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup