Polsek Gerak Cepat, Jejak Kelam Penampungan Ilegal Terkuak : Dugaan LC Tewas Dibunuh.
Batam, Cyberkriminal.id — Sebuah dugaan pembunuhan mengguncang kawasan Jodoh Permai. Seorang perempuan yang bekerja sebagai LC, Dewi Putri Aprilian Dini (24), ditemukan tak bernyawa di sebuah rumah kontrakan yang menurut warga sudah lama dijadikan tempat penampungan LC oleh pasangan suami-istri berinisial W dan M. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (29/11/2025).
Penampungan Ilegal, Keluhan Warga, dan Aktivitas Misterius, Ketua RT setempat menyebut rumah kontrakan itu disewa oleh seseorang yang mengaku sebagai pengacara, namun digunakan untuk menampung para LC yang bekerja di sebuah ( THM ) tempat hiburan malam. Pergantian penghuni disebut selalu cepat—paling lama dua minggu—tanpa data identitas yang jelas.
Warga mengaku sering terganggu oleh keributan para penghuni saat pulang subuh. Namun tak ada satu pun identitas yang pernah dilaporkan secara resmi oleh pengelola rumah tersebut.
Korban Terakhir Terlihat Bersama Pasangan Pengelola, Sejumlah sumber lapangan menyebut korban terakhir kali terlihat bersama pasangan W dan M pada malam sebelum jasad ditemukan. Rumah yang menjadi lokasi kejadian kini telah dipasangi garis polisi oleh Polsek Batu Ampar. Warga Blok D mengaku terkejut—rumah yang tampak tenang itu ternyata menyimpan aktivitas terselubung.
Diduga Ada Upaya Menghilangkan Jejak
Kejanggalan mencuat ketika jenazah korban dibawa oleh pihak yang mengaku sebagai “agensi LC karaoke” ke Rumah Sakit Elisabet Sagulung, lokasi yang berjarak jauh dari tempat kejadian.
Langkah itu memicu dugaan kuat adanya upaya memanipulasi kondisi penemuan jenazah agar peristiwa kematian tampak sebagai kasus biasa, bukan kriminal.
Sumber internal menyebut beberapa tindakan di lokasi kejadian tampak seperti upaya membersihkan jejak, namun temuan ini masih menunggu verifikasi resmi penyidik, Polisi Bergerak, Penyidikan Dipercepat
Hingga berita ini dipublikasikan, penyidik Reskrim Polsek Batu Ampar masih melakukan pemeriksaan, memintai keterangan sejumlah saksi, serta menelusuri motif di balik kematian tragis tersebut.
Polisi juga akan mendalami dugaan praktik penampungan ilegal, perdagangan orang, hingga eksploitasi yang mungkin berkaitan dengan kasus ini.









