Dump Truk Roda 10 Terbalik di Tiban Lama, Dugaan Overload dan Lemahnya Pengawasan Dipertanyakan.
Batam, Cyberkriminal.id— Insiden terbaliknya dump truk roda 10 bermuatan tanah di Jalan Tiban Lama, Batam, kembali membuka tabir persoalan klasik namun serius: abai terhadap keselamatan lalu lintas dan lemahnya pengawasan kendaraan berat di jalan umum.
Truk yang melaju dari arah Nagoya menuju Tiban tersebut terbalik hingga menutup sebagian badan jalan, mengakibatkan kemacetan parah dari dua arah. Arus lalu lintas lumpuh total selama beberapa waktu, memaksa pengguna jalan terjebak antrean panjang tanpa kejelasan.
Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kecelakaan. Apakah truk mengalami kerusakan teknis, kelebihan muatan (overload), rem blong, atau kelalaian pengemudi — semuanya masih menjadi tanda tanya besar.
Padahal, dump truk pengangkut tanah dikenal sebagai kendaraan berisiko tinggi, terutama bila beroperasi tanpa pengawasan ketat. Publik pun wajar mempertanyakan:
Apakah truk tersebut laik jalan? Apakah muatannya sesuai aturan?
di mana pengawasan instansi terkait sebelum kecelakaan terjadi?
Fakta di lapangan menunjukkan, posisi truk yang terguling menutup jalur vital penghubung Nagoya–Tiban, salah satu ruas tersibuk di Batam. Warga dan pengendara menjadi korban nyata dari kelalaian sistemik, sementara potensi bahaya lanjutan terus mengintai.
Petugas dari Polresta Barelang dan instansi lalu lintas memang telah berada di lokasi untuk mengatur arus dan melakukan evakuasi. Namun langkah reaktif ini dinilai tidak cukup jika tidak dibarengi evaluasi menyeluruh terhadap operasional truk-truk besar yang bebas lalu-lalang di jalan umum.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan dump truk di Batam yang berulang tanpa solusi tegas. Jika tidak ada penindakan serius, mulai dari uji kelayakan kendaraan, pengawasan muatan, hingga sanksi tegas terhadap perusahaan maupun pemilik armada, maka kecelakaan serupa hanya tinggal menunggu waktu — dengan potensi korban jiwa di kemudian hari.
Publik kini menanti sikap tegas dari Dinas Perhubungan Kota Batam dan aparat penegak hukum:
Apakah kecelakaan ini akan diusut tuntas, atau kembali dibiarkan menguap tanpa kejelasan?
Keselamatan masyarakat bukan sekadar formalitas. Jalan raya bukan arena uji coba kelalaian. Jika pengawasan terus longgar, maka truk-truk maut akan terus menjadi ancaman nyata di jalanan Batam.








