Dugaan Terlibat dalam kasus balpres di Sagulung, WhatsApp Ketua “IS” tak Aktif

Cyberkriminal.id, Batam – Dugaan keterlibatan Ketua berinisial “IS” dalam kasus balpres di Sagulung kembali mencuat. Saat dikonfirmasi, nomor WhatsApp yang digunakan IS tidak aktif. Jumat, (14/11)

Pesan yang dikirim tidak terbaca, sementara panggilan juga tidak tersambung. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Di sisi lain, pihak kepolisian terus mendalami alur distribusi dan pihak-pihak yang diduga terlibat. Penyidik disebut masih mengumpulkan keterangan serta dokumen terkait untuk memastikan siapa saja yang harus bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

Dalam berita sebelumnya, Di balik aktivitas bongkar muat barang bekas impor (balpres) di kawasan Sagulung, aroma permainan besar mulai terendus. Bukan sekadar urusan bisnis barang bekas, melainkan indikasi kuat adanya campur tangan figur berpengaruh di ranah politik dalam melindungi jalannya bisnis ilegal ini. Rabu, (12/11).

Dalam pengungkapan pada hari Sabtu (9/11) di kawasan Sagulung, Polresta Barelang berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 unit kontainer dan 3 unit lori berisikan barang bekas.

Namun, disela-sela ketegangan saat meliput di lokasi, terdengar salah seorang pekerja menyebut nama oknum dewan Kepri. “Ini punya ketua IS,” bisiknya.

Nama oknum dewan Kepri berinisial IS ini pun mencuat. Informasi yang beredar juga menyebut, jaringan ini telah lama beroperasi dengan rapi, memanfaatkan celah pengawasan dan kedekatan dengan sejumlah oknum di instansi tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup