Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri Apresiasi Satreskrim Polresta Barelang, Desak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum Bea Cukai

Batam, Cyberkriminal.id — Dugaan pengeroyokan terhadap seorang sopir lori yang disebut melibatkan oknum petugas dari Bea Cukai Batam di kawasan Pelabuhan Roro Punggur memantik reaksi keras publik.

Ketua Umum Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, menyampaikan apresiasi kepada Satreskrim Polresta Barelang yang dinilai cepat menangani laporan tersebut.

“Kami mengapresiasi langkah Satreskrim yang langsung bergerak. Kasus ini harus dibuka seterang-terangnya agar korban mendapat keadilan,” tegas Ismail kepada media di Batam.

Aparat Diduga Terlibat,

Publik Tersentak
Peristiwa ini dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat. Aparat sipil yang seharusnya menjadi simbol pelayanan publik dan penjaga integritas justru diduga terlibat tindakan kekerasan.

Aliansi menilai, apa pun alasannya, tindakan pengeroyokan tidak bisa dibenarkan.
Jika benar dilakukan oleh oknum aparat, maka peristiwa ini bukan sekadar tindak pidana biasa, melainkan preseden buruk bagi wibawa institusi negara.

“Jabatan bukan tameng untuk bertindak semena-mena. Hukum harus berdiri di atas semua golongan,” tegasnya.

Desak Proses Transparan dan Profesional
Aliansi mendesak Unit V Satreskrim Polresta Barelang mengusut perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan. Tidak boleh ada intervensi, tidak boleh ada perlakuan khusus.

Publik, kata Ismail, menunggu kepastian:

Siapa saja yang terlibat?
Apa peran masing-masing?

Apakah sudah ditetapkan sebagai tersangka?

Keterbukaan informasi dinilai penting agar tidak muncul spekulasi liar di tengah masyarakat.

Pimpinan Bea Cukai Diminta Bertindak Tegas
Selain proses pidana, Aliansi juga mendesak pimpinan Bea Cukai Batam segera melakukan evaluasi internal dan menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti ada pelanggaran disiplin maupun etik.

Menurut mereka, pembiaran hanya akan merusak nama baik institusi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap aparat.

“Kalau benar terbukti, jangan ragu copot dan tindak. Jangan sampai citra institusi rusak karena ulah segelintir oknum,” ujar Ismail.

Siap Kawal Hingga Tuntas

Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri menyatakan siap mengawal proses hukum hingga tuntas. Mereka menegaskan kasus ini harus menjadi momentum pembenahan, agar tidak terulang di kemudian hari.
Peristiwa ini menjadi ujian bagi penegakan hukum di Batam:

apakah hukum benar-benar tajam ke siapa pun, atau hanya keras kepada masyarakat kecil.

Publik kini menunggu satu hal: keadilan tanpa kompromi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup