ULTIMATUM TERBUKA: Manajemen VG Club Facific Wajib Bertanggung Jawab atau Hentikan Operasional
Batam, Cyberkriminal.id — Pernyataan ini adalah peringatan terbuka dan resmi kepada manajemen VG Club Facific. Tidak ada lagi ruang untuk diam, berkelit, atau saling lempar tanggung jawab. Kekerasan yang berulang di dalam area klub adalah produk langsung dari kelalaian manajemen.
Manajemen VG Club Facific wajib menjawab dan bertindak. Bukan besok. Bukan nanti. Sekarang.
Fakta di lapangan tidak terbantahkan:
Kekerasan terjadi berulang kali di dalam klub
Pengamanan tidak profesional atau tidak berfungsi
Korban, termasuk seorang jurnalis aktif, dibiarkan tanpa perlindungan dan pertanggungjawaban
Ini bukan lagi sekadar insiden. Ini adalah kegagalan sistemik.
ULTIMATUM KERAS
Manajemen VG Club Facific diberi pilihan tegas:
1. Bertanggung jawab penuh, dengan cara:
2. Mengakui kegagalan pengamanan secara terbuka
3. Menyampaikan klarifikasi resmi ke publik
4. Memberikan pertanggungjawaban terhadap korban
5. Melakukan evaluasi total sistem keamanan
6. Hentikan operasional, karena:
Tempat hiburan tanpa keamanan adalah ancaman publik
Izin usaha tidak memberi hak membahayakan nyawa manusia
Pembiaran kekerasan adalah bentuk kelalaian berat.
Jika manajemen masih memilih bungkam, maka sikap tersebut akan ditafsirkan sebagai:
Pengakuan tidak langsung atas kegagalan
Pembiaran kekerasan secara sadar
Ketidaklayakan menjalankan usaha hiburan malam
Manajemen harus paham satu hal:
Setiap luka yang terjadi di dalam VG Club Facific adalah tanggung jawab kalian.
Tidak bisa dialihkan ke pengunjung. Tidak bisa disalahkan ke alkohol. Tidak bisa ditutup dengan musik keras.
PERINGATAN TERAKHIR
Apabila tidak ada langkah nyata dan pertanggungjawaban terbuka, maka publik berhak dan wajib:
Mendorong evaluasi izin operasional
Mendesak aparat dan instansi terkait turun tangan
Menuntut penutupan sementara hingga permanen
Ini bukan ancaman kosong.
Ini adalah peringatan terakhir sebelum konsekuensi hukum dan sosial berjalan.
Manajemen VG Club Facific:
Bertanggung jawablah — atau tinggalkan panggung.









