Polda Kepri Dikabarkan Tangkap 3 Pegawai First Club di Nagoya — 1 DPO, Subdit 3 Narkoba

Batam – Cyberkriminal.id,
Aroma skandal kembali menyeruak dari dunia malam Kota Batam. Tiga pegawai dari First Club Entertainment, salah satu tempat hiburan malam paling bergengsi di kawasan Nagoya, dikabarkan ditangkap dalam operasi senyap oleh tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Polda Kepri.

Informasi yang dihimpun redaksi menyebutkan, penangkapan dilakukan pada Sabtu malam (18/10/2025). Tiga pegawai langsung diamankan dan kini ditahan di Subdirektorat 3 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri.
Namun, tidak berhenti di situ — satu orang manajer dan satu lainnya kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sumber internal kepolisian menyebut, operasi ini merupakan hasil pengembangan jaringan peredaran narkoba lintas tempat hiburan malam di Batam, yang disebut-sebut melibatkan sejumlah nama beken di kalangan pengusaha hiburan malam.

“Benar, tiga orang pegawai dari First Club diamankan. Operasi dilakukan oleh tim Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, dibantu anggota Polda Kepri. Saat ini mereka sudah ditahan di Subdit 3 Ditresnarkoba. Satu lagi masih DPO,” ujar seorang yang meminta identitasnya dirahasiakan.

 

Penangkapan ini disebut dilakukan tanpa kebocoran sedikit pun — operasi berjalan senyap namun terukur. Tim gabungan langsung menyisir area hiburan malam tersebut usai menerima laporan intelijen tentang adanya transaksi narkoba di dalam klub elit itu.

Meski kabar penangkapan ini sudah beredar luas,
Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri Kompol Darma belum lagi di mintai keterangan oleh awak media. Begitu pula Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, yang hingga kini belum mau angkat bicara.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad belum juga memberikan jawaban ketika dimintai klarifikasi oleh awak media

Publik kini bertanya-tanya — ada apa dengan sikap bungkam aparat penegak hukum ini? Apakah ada kekuatan besar yang berusaha menutup rapat kasus ini? Ataukah pengungkapan jaringan narkoba di dunia hiburan malam Batam akan menyeret nama-nama besar yang selama ini dianggap “tak tersentuh”?

Yang jelas, penangkapan ini menguak sisi gelap industri hiburan malam Batam — tempat gemerlap lampu dan dentuman musik ternyata menyembunyikan peredaran barang haram yang bisa menghancurkan generasi muda.

Cyberkriminal.id, akan terus menelusuri perkembangan kasus ini dan membuka setiap lapisan misteri di balik operasi senyap tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup